• شروط وجوب القصاص في الأطراف
شروط وجوب القصاص في الأطراف
Syarat-syarat Wajib Qishash pada Anggota Tubuh
(وشرائط وجوب القصاص في الأطراف بعد الشرائط المذكورة) في قصاص النفس (اثنان): أحدهما (الاشتراك في الاسم الخاص) للطرف المقطوع. وبيَّنه المصنف بقوله: (اليمنى باليمنى) أي تقطع اليمنى مثلا من أذن أو يد أو رِجل باليمنى من ذلك، (واليسرى) مما ذكر (باليسرى) مما ذكر؛ وحينئذ فلا تقطع يمنى بيسرى، ولا عكسه.
(Syarat-syarat wajibnya qishash pada anggota tubuh, selain syarat-syarat yang telah disebutkan) dalam qishash jiwa (ada dua): Pertama, (kesamaan dalam penyebutan khusus) pada anggota tubuh yang terpotong. Penulis menjelaskannya dengan perkataannya: (Anggota bagian kanan dengan yang kanan) yakni anggota tubuh bagian kanan, seperti telinga, tangan, atau kaki, diqishash dengan anggota tubuh bagian kanan yang sejenis darinya, (dan anggota bagian kiri) dari apa yang disebutkan (dengan yang kiri) darinya. Oleh karena itu, tangan kanan tidak diqishash dengan tangan kiri, dan tidak pula sebaliknya.
(و) الثاني (أن لا يكون بأحد الطرفين شلل)؛ فلا تقطع يدٌ أو رِجلٌ صحيحة بشلاء، وهي التي لا عملَ لها. أما الشلاء فتقطع بالصحيحة على المشهور، إلا أن يقول عدلان من أهل الخبرة: «أن الشلاء إذا قطعت لا ينقطع الدم، بل تنفتح أفواه العروق، ولا تنسد بالحسم». ويشترط مع هذا أن يقنع بها مستوفيها، ولا يطلب أرشا للشلل. ثم أشار المصنف لقاعدة بقوله:
(Dan) kedua, (tidak boleh salah satu dari anggota tubuh tersebut dalam keadaan cacat kelumpuhan); maka tangan atau kaki yang sehat tidak boleh diqishash (dipotong) untuk membalas tangan atau kaki yang lumpuh, yaitu anggota tubuh yang tidak memiliki fungsi kerja. Adapun anggota tubuh yang lumpuh dapat dipotong untuk membalas anggota tubuh yang sehat menurut pendapat masyhur, kecuali apabila dua orang ahli (saksi adil) menyatakan: "Sesungguhnya apabila anggota tubuh yang lumpuh dipotong, maka aliran darahnya tidak akan berhenti, bahkan pembuluh darahnya akan terbuka dan tidak dapat ditutup melalui proses kauterisasi (hasm)." Disyaratkan pula pada kondisi ini bahwa pihak penuntut qishash (korban) rela menerima qishash anggota lumpuh tersebut dan tidak menuntut ganti rugi (arsy) atas kelumpuhannya. Kemudian penulis mengisyaratkan suatu kaidah melalui perkataannya:
(وكل عضو أُخذ) أي قطع (من مفصل) كمرفق وكوع (ففيه القصاص). وما لا مفصل له لا قصاص فيه. واعلم أن شجاج الرأس والوجه عشرة: (١) حارصة بمهملات، وهي ما تشق الجلد قليلا، (٢) ودامية تدميه، (٣) وباضعة تقطع اللحم، (٤) ومُتلاحمة تغوص فيه، (٥) وسِمْحَاق تبلغ الجلدة التي بين اللحم والعظم، (٦) ومُوضِحَة توضح العظمَ من اللحم، (٧) وهاشِمة تكسر العظم سواء أوضحَته أم لا،
(Dan setiap anggota tubuh yang diambil) yakni dipotong (dari persendiannya), seperti siku dan pergelangan tangan, (maka berlaku hukum qishash padanya). Dan anggota tubuh yang tidak memiliki persendian, maka tidak ada qishash padanya. Ketahuilah bahwa pelukaan pada kepala dan wajah (syajjah) terbagi menjadi sepuluh macam: (1) Harishah, yaitu luka yang merobek kulit sedikit; (2) Damiyah, luka yang mengeluarkan darah; (3) Badhi'ah, luka yang membelah daging; (4) Mutalahimah, luka yang menembus lebih dalam ke daging; (5) Simhaq, luka yang mencapai selaput tipis pemisah antara daging dan tulang; (6) Mudhihah, luka yang menyingkap tulang dari daging; (7) Hasyimah, luka yang mematahkan tulang, baik sampai menyingkapnya maupun tidak;
(٨) ومُنَقِّلة تُنقل العظم من مكان إلى مكان آخر، (٩) ومأمومة تبلغ خريطة الدِماغ المسماة أُمَّ الرأس، (١٠) ودامِغة بغين معجمة تخرق تلك الخريطة وتصل إلى أم الرأس. واستثنى المصنف من هذه العشرة ما تضمنه قوله: (ولا قصاص في الجروح) أي المذكورة (إلا في الموضحة) فقط، لا في غيرها من بقية العشرة.
(8) Munaqqilah, luka yang memindahkan (menggeser) serpihan tulang dari satu tempat ke tempat lain; (9) Ma'mumah, luka yang mencapai selaput pelindung otak yang dinamakan ummur-ra's; (10) Damighah, luka yang merobek selaput tersebut dan menembus hingga ke otak. Dan penulis mengecualikan dari sepuluh jenis luka ini sesuai dengan apa yang terkandung dalam perkataannya: (Dan tidak ada qishash pada pelukaan) yakni yang telah disebutkan, (kecuali pada jenis mudhihah) saja, tidak pada jenis-jenis luka lainnya dari keseluruhan sepuluh macam tersebut.