١- معنى العامل والمعمول والعمل
متى انتظمتِ الكلماتُ في الجملة. فمنها ما يُؤثر فيما يَليهِ، فيرفعُ ما بعدَهُ، أو ينصِبُهُ أو يجزمهُ، أو يجُرُّهُ، كالفعل، يرفعُ الفاعلَ وينصِبُ المفعولَ بهِ، وكالمبتدأ، يرفعُ الخبر، وكأدوات الجزم، تجزمُ الفعلَ المضارع، وكحروف الجرِّ، تخفضُ
Ketika kata-kata tersusun secara teratur dalam suatu kalimat (*jumlah*), maka sebagian di antaranya ada yang memengaruhi kata setelahnya, sehingga ia me-*rafa'* (mengubah harakat akhir menjadi *dhammah* atau tanda penggantinya)-kan, me-*nashab*-kan, me-*jazm*-kan, atau me-*jar*-kan kata setelahnya. Contohnya adalah *fi'il* (kata kerja) yang me-*rafa'*-kan *fa'il* (subjek) dan me-*nashab*-kan *maf'ul bih* (objek penderita); *mubtada'* (subjek kalimat nominal) yang me-*rafa'*-kan *khabar* (predikat kalimat nominal); peranti-peranti *jazm* (*adawatul jazm*) yang me-*jazm*-kan *fi'il mudhari'* (kata kerja bentuk sedang/akan datang); dan huruf-huruf *jar* (*huruf al-jar*) yang me-*khafdh* (me-*jar*-kan)-kan kata setelahnya.
ما يَليها من الأسماء. فهاذ هو المُؤَثِّرُ، أو العاملُ. ومنها ما يُؤثرُ فيه ما قبلَهُ، فيرفعُهُ، أو ينصبُهُ، أو يَجُرُّهُ، أو يجزمهُ، كالفاعل، والمفعول، والمضاف إليه، والمسبوق بحرف جرّ، والفعلِ المضارعِ وغيرِها. فهذا هو المتأثرُ أو المعمولُ. ومنها ما لا يُؤَثِّرُ ولا يَتأثرُ، كبعض الحروف، نحو "هل وبل وقد وسوف وهلاَّ"، وغيرِها من حروف المعاني. والنتيجةُ الحاصلةُ من فعل المؤثر وانفعالِ المتأثر، هي الأثرُ، كعلامات الإعراب الدالَّةِ على الرفعِ أو النصب أو الجر أو الجزم، فهي نتيجةٌ لتأثيرِ العوامل الداخلةِ على الكلمات ولتأثُّرِ الكلمات بهذه العوامل. فما يُحدِثُ تَغيُّراً في غيرِه، فهو العاملُ. وما يَتغيَّرُ آخرُهُ بالعاملِ، فهو المعمولُ. وما لا يُؤثر ولا يَتأثرُ، فهو العاطلُ، أي ما ليسَ بمعمولٍ ولا عامل. والأثرُ الحاصلُ، من رفع، أو نصبٍ، أو جزمٍ، أو خفض، يُسمّى "العملَ"، أي الإعرابَ.
…apa yang mengiringinya dari *isim-isim* (kata benda). Maka inilah yang memengaruhi, atau disebut *'amil*. Di antaranya ada pula yang dipengaruhi oleh kata sebelumnya, sehingga ia di-*rafa'*-kan, di-*nashab*-kan, di-*jar*-kan, atau di-*jazam*-kan, seperti *fa'il* (subjek), *maf'ul* (objek), *mudhaf ilaih* (kata penyandar), kata yang didahului oleh *huruf jar*, *fi'il mudhari'* (kata kerja masa kini/nanti), dan lain-lain. Maka ini adalah yang dipengaruhi, atau disebut *ma'mul*. Di antaranya ada pula yang tidak memengaruhi dan tidak dipengaruhi, seperti sebagian *huruf*, contohnya: "هل" (apakah), "بل" (bahkan), "قد" (sungguh/kadang), "سوف" (akan), "هلاَّ" (mengapa tidak), dan *huruf ma'ani* (huruf yang memiliki makna) lainnya. Hasil yang diperoleh dari tindakan faktor yang memengaruhi (*mu'atstsir*) dan reaksi dari yang dipengaruhi (*muta'atstsir*) disebut *atsar* (bekas/efek), seperti tanda-tanda *i'rab* (perubahan harakat akhir kata) yang menunjukkan *rafa'*, *nashab*, *jar*, atau *jazam*. Tanda-tanda tersebut merupakan hasil dari pengaruh *'amil-'amil* yang masuk pada kata-kata, serta pengaruh yang diterima oleh kata-kata tersebut akibat *'amil-'amil* ini. Jadi, apa yang menimbulkan perubahan pada kata lain disebut *'amil*. Apa yang berubah bagian akhirnya karena *'amil* disebut *ma'mul*. Sedangkan apa yang tidak memengaruhi dan tidak dipengaruhi disebut *'athil* (menganggur), yaitu kata yang bukan *ma'mul* maupun *'amil*. Efek yang dihasilkan, baik berupa *rafa'*, *nashab*, *jazam*, atau *khafdh* (*jar*), dinamakan *'amal* (proses kerja), yaitu *i'rab*.