الفصل الأول في أنواع الزكاة وأسباب وجوبها والزكوات باعتبار متعلقاتها ستة أنواع زكاة النعم والنقدين والتجارة وزكاة الركاز والمعادن وزكاة المعشرات وزكاة الفطر

النوع الثاني زكاة المعشرات

النوع الثاني زكاة المعشرات

النوع الثاني زكاة المعشرات

Jenis Kedua: Zakat Hasil Bumi (Mu'asysyarat)

فيجب العشر في كل مستنبت مقتات بلغ ثمانمائة من ولا شيء فيما دونها ولا في الفواكه والقطن ولكن في الحبوب التي تقتات وفي التمر والزبيب

Maka wajib zakat sepersepuluh (sepuluh persen) pada setiap tanaman hasil budidaya yang menjadi makanan pokok yang mencapai delapan ratus mann, dan tidak ada kewajiban zakat pada jumlah yang kurang dari itu, tidak pula pada buah-buahan biasa dan kapas, melainkan pada biji-bijian yang dijadikan makanan pokok, serta pada kurma dan kismis.

ويعتبر أن تكون ثمانمائة من تمراً أو زبيباً لا رطباً وعنباً ويخرج ذلك بعد التجفيف

Dan disyaratkan bahwa delapan ratus mann tersebut berupa kurma kering atau kismis, bukan kurma basah (ruthab) atau anggur segar, dan zakat itu dikeluarkan setelah dikeringkan.

ويكمل مال أحد الخليطين بمال الآخر في خلطة الشيوع كالبستان المشترك بين ورثة لجميعهم ثمانمائة من من زبيب فيجب على جميعهم ثمانون مناً من زبيب بقدر حصصهم

Dan harta salah satu dari dua orang yang bersekutu disempurnakan (digabungkan) dengan harta sekutunya dalam kepemilikan bersama secara distributif (khilthah syuyu'), seperti kebun yang dimiliki bersama oleh para ahli waris yang menghasilkan total delapan ratus mann kismis, maka wajib atas mereka semua mengeluarkan zakat sebesar delapan puluh mann kismis sesuai kadar bagian masing-masing.

ولا يعتبر خلطة الجوار فيه

Dan persekutuan karena sekadar bertetangga (khilthah jiwar) tidak diperhitungkan padanya.

ولا يكمل نصاب الحنطة بالشعير

Dan nisab gandum halus (hinthah) tidak dapat disempurnakan dengan gandum kasar (sya'ir).

ويكمل نصاب الشعير بالسلت فإنه نوع منه هذا قدر الواجب إن كان يسقى بسيح أو قناة فإن كان يسقى بنضح أو دالية فيجب نصف العشر فإن اجتمعا فالأغلب يعتبر

Namun nisab gandum kasar (sya'ir) dapat disempurnakan dengan sulth (sejenis gandum tanpa kulit arsir), karena ia merupakan salah satu jenisnya. Ini adalah kadar wajib jika diairi dengan air sungai yang mengalir atau saluran air. Adapun jika diairi dengan alat penimba (nadhah) atau kincir air (daliyah), maka wajib mengeluarkan setengah dari sepersepuluh (lima persen). Jika kedua cara pengairan tersebut digabungkan, maka yang diperhitungkan adalah cara pengairan yang paling dominan.

وأما صفة الواجب فالتمر والزبيب اليابس والحب اليابس بعد التنقية

Adapun sifat zakat yang wajib dikeluarkan adalah kurma kering, kismis, dan biji-bijian kering setelah dibersihkan.

ولا يؤخذ عنب ولا رطب إلا إذا حلت بالأشجار آفة وكانت المصلحة في قطعها قبل تمام الإدراك فيؤخذ الرطب فيكال تسعة للمالك وواحد للفقير

Dan tidak boleh diambil anggur segar maupun kurma basah (ruthab), kecuali apabila pohon-pohon terkena penyakit dan terdapat kemaslahatan untuk memetiknya sebelum matang sempurna, maka dipetiklah kurma basah tersebut lalu ditakar: sembilan bagian untuk pemiliknya dan satu bagian untuk fakir miskin.

ولا يمنع من هذه القسمة قولنا إن القسمة بيع بل يرخص في مثل هذا للحاجة

Dan pembagian ini tidak terhalangi oleh pernyataan kita bahwa 'pembagian adalah bentuk jual beli', melainkan hal semacam ini diberi keringanan (rukhshah) karena adanya kebutuhan (hajah).

ووقت الوجوب أن يبدو الصلاح في الثمار وأن يشتد الحب

Dan waktu diwajibkannya zakat adalah ketika buah-buahan mulai tampak layak (matang) dan biji-bijian telah mengeras.

ووقت الأداء بعد الجفاف

Dan waktu penyerahannya adalah setelah dikeringkan.