الشطر الأول في الصبر

بيان فضيلة الصبر

بيان فضيلة الصبر

بيان فضيلة الصبر وقد وَصَفَ اللَّهُ تَعَالَى الصَّابِرِينَ بِأَوْصَافٍ وَذَكَرَ الصَّبْرَ

Penjelasan Keutamaan Sabar. Sungguh Allah Ta'ala telah menyifati orang-orang yang bersabar dengan berbagai sifat, dan Dia menyebutkan sabar

فِي الْقُرْآنِ فِي نَيِّفٍ وَسَبْعِينَ مَوْضِعًا وَأَضَافَ أَكْثَرَ الدَّرَجَاتِ وَالْخَيْرَاتِ إِلَى الصَّبْرِ وَجَعَلَهَا ثَمَرَةً لَهُ فَقَالَ عَزَّ مِنْ قَائِلٍ وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أئمة يهدون بأمرنا لما صبروا وقال تعالى وتمت كلمة ربك الحسنى على بني إسرائيل بما صبروا وَقَالَ تَعَالَى وَلَنَجْزِيَنَّ الَّذِينَ صَبَرُوا أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ ما كانوا يعملون وَقَالَ تَعَالَى أُولَئِكَ يُؤْتَوْنَ أَجْرَهُمْ مَرَّتَيْنِ بِمَا صبروا وَقَالَ تَعَالَى إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حساب فَمَا مِنْ قُرْبَةٍ إِلَّا وَأَجْرُهَا بِتَقْدِيرٍ وَحِسَابٍ إلا الصبر ولأجل كون الصوم من الصبر وأنه نصف الصبر قال الله تعالى الصوم لي وأنا أجزي به فأضافه إلى نفسه من بين سائر العبادات ووعد الصابرين بأنه معهم فقال تعالى واصبروا إن الله مع الصابرين وعلق النصرة على الصبر فقال تعالى بلى إن تصبروا وتتقوا ويأتوكم من فورهم هذا يمددكم ربكم بخمسة آلاف من الملائكة مسومين وجمع للصابرين بَيْنَ أُمُورٍ لَمْ يَجْمَعْهَا لِغَيْرِهِمْ فَقَالَ تَعَالَى أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَئِكَ هم المهتدون فالهدى والرحمة والصلوات مجموعة للصابرين واستقصاء جميع الآيات في مقام الصبر يطول

di dalam Al-Qur'an pada tujuh puluh tempat lebih. Dia menisbatkan sebagian besar derajat dan kebaikan kepada sabar serta menjadikannya sebagai buah darinya. Allah Yang Mahaperkasa lagi Maha Berfirman menyatakan: "Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka bersabar." Dan Allah Ta'ala berfirman: "Dan telah sempurnalah perkataan Tuhanmu yang baik itu bagi Bani Israil disebabkan kesabaran mereka." Dan Allah Ta'ala berfirman: "Dan sungguh Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan." Dan Allah Ta'ala berfirman: "Mereka itu diberi pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka." Dan Allah Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas." Maka tidak ada satu pun amal mendekatkan diri (qurbah) melainkan pahalanya dengan takaran dan hitungan tertentu kecuali sabar. Dan karena puasa adalah bagian dari sabar serta merupakan separuh dari sabar, maka Allah Ta'ala berfirman: "Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya," sehingga Dia menisbatkan puasa kepada diri-Nya di antara seluruh ibadah. Dia juga menjanjikan kepada orang-orang yang bersabar bahwa Dia beserta mereka, firman Allah Ta'ala: "Dan bersabarlah, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." Dia menggantungkan pertolongan pada kesabaran, firman Allah Ta'ala: "Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bertakwa, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah membantumu dengan lima ribu Malaikat yang memakai tanda." Dan Dia menghimpun bagi orang-orang yang bersabar beberapa hal yang tidak dihimpun-Nya bagi selain mereka, firman Allah Ta'ala: "Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk." Maka petunjuk, rahmat, dan keberkahan terkumpul bagi orang-orang yang bersabar. Dan memaparkan seluruh ayat mengenai maqam sabar secara mendalam akan menjadi sangat panjang.

وأما الأخبار فقد قال ﷺ الصَّبْرُ نِصْفُ الْإِيمَانِ على ما سيأتي وجه كونه نصفاً وقال ﷺ من أقل ما أوتيتم اليقين وعزيمة الصبر ومن أعطي حظه منهما لم يبال بما فاته من قيام الليل وصيام النهار ولأن تصبروا على ما أنتم عليه أحب إلي من أن يوافيني كل امرىء منكم بمثل عمل جميعكم ولكني أخاف أن تفتح عليكم الدنيا بعدي فينكر بعضكم بعضاً وينكركم أهل السماء عند ذلك فمن صبر واحتسب ظفر بكمال ثوابه ثم قرأ قوله تعالى ما عندكم ينفد وما عنده الله باق ولنجزين الذين صبروا أجرهم الآية الآية وروى جابر أنه سئل ﷺ عَنِ الْإِيمَانِ فَقَالَ الصبر والسماحة حديث الصبر كنز من كنوز الجنة غريب لم أجده وسئل مرة ما الإيمان فقال الصبر حديث الحج عرفه تقدم في الحج معناه معظم الحج عرفة وقال أيضا صلى ﷺ أفضل الأعمال ما أكرهت عليه النفوس // حديث أفضل الأعمال ما أكرهت عليه النفوس لا أصل له مرفوعا وإنما هو من قول عمر بن عبد العزيز هكذا رواه ابن أبي الدنيا في كتاب محاسبة النفس وقيل أوحى الله تعالى إلى داود ﵇ تخلق بأخلاقي وأن من أخلاقي أني أنا الصبور وفي حديث عطاء عن ابن عباس لما دخل رسول الله ﷺ على الأنصار فقال أمؤمنون أنتم فسكتوا فقال عمر نعم يا رسول الله قال وما علامة إيمانكم قالوا نشكر على الرخاء ونصبر على البلاء ونرضى بالقضاء فقال ﷺ

Adapun hadis-hadis, Rasulullah ﷺ bersabda: "Sabar itu separuh dari iman," sebagaimana penjelasan mengenai sebab ia menjadi separuh akan datang. Dan Beliau ﷺ bersabda: "Di antara perkara paling sedikit yang diberikan kepada kalian adalah keyakinan (yaqin) dan keteguhan sabar. Barang siapa yang diberi bagian dari keduanya, ia tidak peduli akan apa yang luput darinya berupa shalat malam dan puasa siang hari. Sungguh jika kalian bersabar atas kondisi yang kalian jalani saat ini, itu lebih aku sukai daripada setiap orang dari kalian mendatangi aku dengan membawa amal setara amal kalian semua. Akan tetapi aku khawatir dunia akan dibukakan bagi kalian setelahku, sehingga sebagian kalian mengingkari sebagian yang lain, dan penduduk langit mengingkari kalian pada saat itu. Maka barang siapa bersabar dan mengharapkan pahala, niscaya ia meraih kesempurnaan pahalanya." Kemudian Beliau membaca firman Allah Ta'ala: "Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan Kami pasti akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala mereka…" (al-ayat). Jabir meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah ditanya tentang iman, maka Beliau bersabda: "Sabar dan kelapangan dada (samahah)." Hadis: "Sabar adalah simpanan dari simpanan-simpanan surga" adalah gharib dan aku tidak menemukannya. Beliau pernah ditanya lagi: "Apakah iman itu?" Beliau menjawab: "Sabar." Hadis "Haji adalah Arafah" telah berlalu dalam bab Haji yang maknanya mayoritas haji adalah Arafah. Dan Beliau ﷺ juga bersabda: "Amal yang paling utama adalah apa yang dipaksakan atas jiwa." // (Catatan: Hadis "Amal yang paling utama adalah apa yang dipaksakan atas jiwa" tidak ada asal-usulnya secara marfu', melainkan merupakan perkataan Umar bin Abdul Aziz, demikianlah diriwayatkan oleh Ibn Abi ad-Dunya dalam Kitab Muhasabah an-Nafs). Dan dikatakan bahwa Allah Ta'ala mewahyukan kepada Daud 'alaihis salam: "Berakhlaklah dengan akhlak-Ku, dan sungguh di antara akhlak-Ku adalah bahwa Aku Maha Penyabar." Dalam hadis Athā' dari Ibn Abbas: Ketika Rasulullah ﷺ masuk menemui kaum Anshar lalu bersabda: "Apakah kalian orang-orang yang beriman?" Mereka pun diam. Maka Umar berkata: "Ya, wahai Rasulullah." Beliau bertanya: "Dan apakah tanda keimanan kalian?" Mereka menjawab: "Kami bersyukur atas kelapangan, bersabar atas cobaan, dan rida dengan ketetapan takdir (qadha')." Maka Beliau ﷺ bersabda:

مؤمنون ورب الكعبة وقال ﷺ في الصبر على ما تكره خير كثير وقال المسيح ﵇ إنكم لا تدركون ما تحبون إلا بصبركم على ما تكرهون وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ لو كان الصبر رجلاً لكان كريماً والله يحب الصابرين والأخبار في هذا لا تحصى

"Demi Tuhan Ka'bah, kalian benar-benar orang beriman." Dan Rasulullah ﷺ bersabda: "Pada kesabaran atas apa yang engkau benci terdapat kebaikan yang banyak." Al-Masih 'alaihis salam berkata: "Sesungguhnya kalian tidak akan meraih apa yang kalian cintai kecuali dengan kesabaran kalian atas apa yang kalian benci." Dan Rasulullah ﷺ bersabda: "Sekiranya sabar itu seorang laki-laki, niscaya ia adalah orang yang dermawan; dan Allah menyukai orang-orang yang sabar." Hadis-hadis mengenai hal ini tidak terhitung banyaknya.

وأما الآثار فقد وجد في رسالة عمر بن الخطاب ﵁ إلى أبي موسى الأشعري عليك بالصبر واعلم أن الصبر صبران أحدهما أفضل من الآخر الصبر في المصيبات حسن وأفضل منه الصبر عما حرم الله تعالى واعلم أن الصبر ملاك الإيمان وذلك بأن التقوى أفضل البر والتقوى بالصبر وقال علي كرم الله وجهه بني الإيمان على أربع دعائم اليقين والصبر والجهاد والعدل وقال أيضاً الصبر من الإيمان بمنزلة الرأس من الجسد ولا جسد لمن لا رأس له ولا إيمان لمن لا صبر له وكان عمر ﵁ يقول نعم العدلان ونعمت العلاوة للصابرين يعني بالعدلين الصلاة والرحمة وبالعلاوة الهدى والعلاوة ما يحمل فوق العدلين على البعير وأشار به إلى قوله تَعَالَى ﴿أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وأولئك هم المهتدون﴾ وكان حبيب بن أبي حبيب إذا قرأ هذه الآية إنا وجدناه صابراً نعم العبد إنه أواب بكى وقال واعجباه أعطى وأثنى أي هو المعطي للصبر وهو المثني وقال أبو الدرداء ذروة الإيمان الصبر للحكم والرضا بالقدر هذا بيان فضيلة الصبر من حيث النقل وأما من حيث النظر بعين الاعتبار فلا تفهمه إلا بعد فهم حقيقة الصبر ومعناه إذ معرفة الفضيلة والرتبة معرفة صفة فلا تحصل قبل معرفة الموصوف فلنذكر حقيقته ومعناه وبالله التوفيق

Adapun atsar-atsar sahabat dan tabi'in, telah ditemukan dalam surat Umar bin al-Khattab radhiyallahu 'anhu kepada Abu Musa al-Asy'ari: "Hendaknya engkau bersabar, dan ketahuilah bahwa sabar itu ada dua macam, salah satunya lebih utama dari yang lain. Sabar dalam menghadapi musibah itu baik, dan yang lebih utama darinya adalah sabar dari apa yang diharamkan Allah Ta'ala. Ketahuilah bahwa sabar adalah penopang utama iman, hal itu karena takwa adalah kebajikan yang paling utama, sedangkan takwa diraih dengan sabar." Ali karramallahu wajhah berkata: "Iman dibangun di atas empat pilar: yakin, sabar, jihad, dan keadilan." Beliau juga berkata: "Kedudukan sabar dalam iman bagaikan kedudukan kepala pada tubuh; tidak ada tubuh bagi orang yang tidak memiliki kepala, dan tidak ada iman bagi orang yang tidak memiliki kesabaran." Umar radhiyallahu 'anhu pernah berkata: "Sebaik-baik dua beban tumpangan dan sebaik-baik muatan tambahan adalah bagi orang-orang yang bersabar." Yang beliau maksud dengan dua beban tumpangan (idlain) adalah keberkahan (shalawat) dan rahmat, sedangkan muatan tambahan (ilawah) adalah petunjuk (hidayah). Ilawah adalah barang yang diangkut di atas dua beban tumpangan pada unta. Beliau mengisyaratkan hal itu kepada firman Allah Ta'ala: "Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk." Habib bin Abi Habib apabila membaca ayat ini: "Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kembali kepada Tuhannya)," ia menangis seraya berkata: "Sungguh menakjubkan! Dia yang memberi, lalu Dia yang memuji!" Maksudnya, Dialah Yang Memberi kesabaran dan Dialah Yang Memuji. Abu ad-Darda' berkata: "Puncak keimanan adalah bersabar terhadap hukum (keputusan) Allah dan rida terhadap takdir." Ini adalah penjelasan keutamaan sabar dari segi dalil naqli. Adapun dari segi pandangan ikhtibar (pencermatan akal), engkau tidak akan memahaminya kecuali setelah memahami hakikat dan makna sabar. Sebab mengetahui keutamaan dan tingkatan merupakan pengetahuan tentang sifat, sehingga tidak akan diperoleh sebelum mengetahui yang disifati (maushuf). Maka marilah kita sebutkan hakikat dan maknanya, dan hanya dengan pertolongan Allah-lah petunjuk itu diperoleh.