باب النكاح

فصل في بيان أحكام الحضانة ونفقة المملوك

فصل في بيان أحكام الحضانة ونفقة المملوك

Beranda فتح المعين بشرح قرة العين بمهمات الدين باب النكاح فصل في بيان أحكام الحضانة ونفقة المملوك

فصل [في بيان أحكام الحضانة ونفقة المملوك]

Fasal [Penjelasan Hukum Hadhanah dan Nafkah Budak]

والأولى بالحضانة وهي تربية من لا يستقل إلى التمييز أم لم تتزوج بآخر فأمهاتها وإن علت فأب فأمهاته فأخت فخالة فبنت أخت,

Orang yang paling berhak atas hadhanah—yaitu mengasuh orang yang belum mandiri hingga mencapai usia mumayyiz—adalah ibu selama ia belum menikah dengan pria lain, kemudian ibu-ibunya (nenek dari pihak ibu ke atas), lalu ayah, kemudian ibu-ibu ayah (nenek dari pihak ayah ke atas), lalu saudara perempuan, lalu bibi dari pihak ibu (khalah), lalu anak perempuan dari saudara perempuan,

٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠

……………………………

فبنت أخ فعمة.

lalu anak perempuan dari saudara laki-laki, lalu bibi dari pihak ayah ('ammah).

والمميز إن افترق أبواه من النكاح كان عند من اختاره منهما ولأب اختير منع الأنثى لا الذكر زيارة الأم ولا تمنع الأم عن زيارتها على العادة والأم أولى بتمريضهما عند الأب إن رضي وإلا فعندها وإن اختارها ذكر فعندها ليلا وعنده نهارا أو اختارتها أنثى فعندها أبدا ويزورها الأب على العادة ولا يطلب إحضارها عنده ثم إن لم يختر واحدا منهما فالأم أولى وليس لأحدهما فطمه قبل حولين من غير رضا الآخر ولهما فطمه قبلهما إن لم يضره ولأحدهما بعد حولين ولهما الزيادة في الرضاع على الحولين حيث لا ضرر لكن أفتى الحناطي بأنه يسن عدمها إلا لحاجة.

Anak yang sudah mumayyiz, jika kedua orang tuanya berpisah dari pernikahan, maka ia berada di tempat orang yang dipilihnya dari kedua orang tuanya. Bagi ayah yang dipilih berhak melarang anak perempuan—bukan anak laki-laki—untuk mengunjungi ibunya, tetapi sang ibu tidak dilarang untuk mengunjunginya sesuai kebiasaan. Ibu lebih berhak merawat keduanya saat sakit di tempat ayah jika ayah meridhai, jika tidak maka perawatannya di tempat ibu. Jika anak laki-laki memilih ibunya, maka ia tinggal di tempat ibu pada malam hari dan di tempat ayah pada siang hari. Atau jika anak perempuan memilih ibunya, maka ia tinggal di tempat ibu selamanya, dan ayah mengunjunginya sesuai kebiasaan serta tidak dituntut menghadirkan anak perempuan tersebut di tempatnya. Kemudian jika anak tidak memilih salah satu dari keduanya, maka ibu lebih berhak. Salah satu dari orang tua tidak berhak menyapih anak sebelum dua tahun tanpa keridhaan yang lain; dan keduanya boleh menyapihnya sebelum dua tahun jika tidak membahayakannya; dan salah satu dari keduanya boleh menyapihnya setelah dua tahun. Keduanya boleh menambah masa penyusuan melebihi dua tahun sekiranya tidak ada bahaya, namun Al-Hannati berfatwa bahwa disunahkan untuk tidak menambahnya kecuali karena ada kebutuhan.

[بيان نفقة المماليك من الأقارب] ويجب على مال كفاية رقيقة إلا مكاتبا ولو أعمى أو زمنا ولو غنيا أو أكولا نفقة وكسوة من جنس المعتاد لمثله من أرقاء البلد ولا يكفي ساتر العورة وإن لم يتأذ به نعم إن اعتيد ولو ببلاد العرب على الأوجه كفى: إذ لا تحقير حينئذ وعلى السيد ثمن دوائه وأجرة الطبيب عند الحاجة. وكسب الرقيق لسيده ينفقه منه إن شاء ويسقط ذلك بمضي الزمان كنفقة القريب.

[Penjelasan Nafkah Budak dari Kerabat]: Wajib bagi pemilik mencukupi budaknya—kecuali budak mukatab—meskipun budak itu buta atau lumpuh, dan meskipun ia kaya atau banyak makan, berupa nafkah dan pakaian dari jenis yang biasa digunakan bagi budak yang setara di negeri tersebut. Tidak cukup hanya penutup aurat saja meskipun ia tidak terganggu darinya; ya, jika hal itu sudah biasa berlaku meskipun di negeri Arab menurut pendapat yang lebih kuat, maka itu mencukupi, karena tidak ada penghinaan ketika itu. Dan wajib bagi tuan membayar harga obat dan upah dokter ketika dibutuhkan. Penghasilan budak adalah milik tuannya, tuan boleh memberi nafkah kepadanya dari penghasilan itu jika ia mau, dan nafkah tersebut gugur dengan berlalunya waktu sebagaimana nafkah kerabat.

ويسن أن يناوله مما يتنعم به من طعام وأدم وكسوة والأفضل

Disunahkan bagi tuan untuk memberinya makanan, lauk-pauk, dan pakaian yang biasa ia nikmati sendiri, dan yang paling utama…

٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠

……………………………..

إجلاسه معه للأكل.

Mendudukkannya (hamba sahaya) bersamanya untuk makan.

ولا يجوز أن يكلفه كالدواب على الدوام عملا لا يطيقه وإن رضي إذ يحرم عليه إضرار نفسه فإن أبى السيد إلا ذلك بيع عليه: أي إن تعين البيع طريقا وإلا أوجر عليه.

Tidak boleh membebaninya secara terus-menerus seperti hewan ternak dengan pekerjaan yang tidak sanggup ia tanggung, meskipun ia ridha, karena diharamkan baginya membahayakan dirinya sendiri. Jika tuannya tetap memaksa demikian, maka hamba tersebut dijual secara paksa kepadanya; yaitu jika menjual menjadi satu-satunya jalan, jika tidak maka ia disewakan atas kewenangannya.

أما في بعض الأوقات فيجوز أن يكلفه عملا شاقا ويتبع العادة في إراحته وقت القيلولة والاستمتاع وله منعه من نفل صوم وصلاة.

Adapun pada sebagian waktu, boleh membebaninya dengan pekerjaan berat dan mengikuti kebiasaan umum ('urf) dalam mengistirahatkannya pada waktu tidur siang (qailulah) dan istirahat, serta tuan berhak melarangnya dari puasa dan shalat sunnah.

وعلى مالك علف دابته المحترمة ولو كلبا محترما وسقيها إن لم تألف الرعي ويكفها وإلا كفى إرسالها للرعي والشرب حيث لا مانع فإن لم يكفها الرعي لزمه التكميل فإن امتنع من علفها أو إرسالها أجبر على إزالة ملكه أو ذبح المأكولة فإن أبى فعل الحاكم الأصلح من ذلك.

Pemilik wajib memberi pakan hewan ternaknya yang dihormati (terlindungi secara syariat) meskipun anjing yang dihormati, serta memberinya minum jika hewan itu tidak terbiasa menggembala dan rumputnya tidak mencukupi. Jika terbiasa, cukuplah melepasnya untuk menggembala dan minum sekiranya tidak ada penghalang. Apabila gembalaan tidak mencukupi, ia wajib menyempurnakannya. Jika ia enggan memberi pakan atau melepasnya, ia dipaksa untuk melepaskan kepemilikannya atau menyembelih hewan yang boleh dimakan. Jika ia menolak, hakim melakukan tindakan yang paling membawa kemaslahatan dari hal tersebut.

ورقيق كدابة في ذلك كله.

Hamba sahaya sama seperti hewan ternak dalam semua perkara tersebut.

ولا يجب علف غير المحترمة وهي الفواسق الخمس.

Tidak wajib memberi pakan hewan yang tidak dihormati, yaitu lima hewan fasik (perusak).

ويحلب مالك الدواب ما لا يضر بها ولا بولدها وحرم ما ضر أحدهما ولو لقلة العلف والظاهر ضبط الضرر بما يمنع من نمو أمثالهما وضبطه فيه بما يحفظه عن الموت توقف فيه الرافعي فالواجب الترك له قدر ما يقيمه حتى لا يموت.

Pemilik hewan ternak memerah susu sekadar yang tidak memudaratkan hewan itu maupun anaknya. Diharamkan perahan yang memudaratkan salah satunya meskipun karena sedikitnya pakan. Menurut pendapat yang kuat (az-zhahir), batasan mudarat adalah hal yang mencegah pertumbuhan sesamanya. Namun Imam ar-Rafi'i bersikap ragu (tawaqquf) mengenai batasannya pada tingkat yang menjaga anak hewan dari kematian; maka yang wajib ditinggalkan untuk anaknya adalah seukuran yang menopang kehidupannya agar tidak mati.

ويسن أن لا يبالغ الحالب في الحلب بل يبقى في الضرع شيئا وأن يقص أظفار يديه.

Disunnahkan bagi pemerah untuk tidak berlebihan dalam memerah susu, melainkan menyisakan sedikit di dalam kantong susu, serta memotong kuku-kuku kedua tangannya.

٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠٠

……………………………..

ويجوز الحلب إن مات الولد بأي حيلة كانت.

Boleh memerah susu jika anak hewan tersebut mati, dengan cara (rekayasa) apa pun.

ويحرم التهريش بين البهائم.

Diharamkan mengadu antar hewan ternak.

ولا يجب عمارة داره أو قناته بل يكره تركه إلى أن تخرب بغير عذر كترك سقي زرع وشجر دون ترك

Tidak wajib merawat atau memperbaiki rumah atau saluran air miliknya, melainkan dimakruhkan meninggalkannya hingga rusak tanpa udzur, seperti halnya membiarkan tanaman dan pepohonan tanpa disiram, berbeda dengan membiarkan…

زارعة الأرض وغرسها ولا يكره عمارة لحاجة وإن طالت والأخبار الدالة على منع ما زاد على سبعة أذرع محمولة على من فعل ذلك للخيلاء والتفاخر على الناس والله ﷾ أعلم.

…bercocok tanam di lahan dan menanaminya. Tidak makruh membangun bangunan karena kebutuhan meskipun tinggi/panjang. Adapun riwayat-riwayat yang menunjukkan larangan bangunan yang melebihi tujuh hasta dibawakan pada pengertian orang yang melakukan hal itu karena kesombongan dan kebanggaan di hadapan manusia. Wallahu 'Azza wa Jalla A'lam.